Tim Bulutangkis Indonesia Masuk ke Partai Puncak di New Zealand Open 2019

BERITA NEWS – Tim bulutangkis Indonesia mampu menempatkan tiga wakilnya dalam semifinal di New Zealand Open 2019. Ini adalah hal sangat membanggakan Indonesia atas prestasinya di kancah Internasional. Hal ini juga mengingat bahwa dulu Indonesia pernah berjaya di bidang olahraga khsusnya bulutangkis dan pernah menjadi juara dunia. Acara ini dilaksanakan di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru tanggal 28 April 2019.

Tiga wakil tersebut adalah Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang bermain di ganda putra, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti yang bermain di ganda campuran, dan terakhir Jonatan Christie yang bermain di tunggal putra.

tim bulutangkis Indonesia

Sebenarnya Indonesia memiliki empat wakil lainnya yang bermain di semifinal turnamen pertama yang menyediakan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Namun, Hafiz Faizal dan Gloria Widjaja gagal melaju ke langkah selanjutnya setelah kalah dari Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dari Malaysia dalam dua permainan langsung.

Kekalahan Hafiz ini membuat semua partai final Indonesia gagal masuk. Permainan sebelumnya, Preveen dan Melati sudah berhasil dalam mengambil tiket masuk ke final setelah berhasil memenangkan permainan atas Chin Lin dan Cheng Chi Ya dari Taiwan dengan dua permainan sekaligus.

Pada tunggal putra, tim bulutangkis Indonesia mampu mengulang pada New Zealand 2018 dengan kemenangan Jonatan Chistie yang menembus final. Jonatan Chistie menembus final setelah mengalahkan Kanta Tsuneyama dari jepang dengan dua permainan sekaligus. Skor yang dalam pertandingan anatara jonatan dan Kanata adalah 21-12 dan 21-15 hal ini merupakan pencapaian yang luar bisa untuk tim bulutangkis Indonesia.

Pada tahun sebelumnya Jonatan berakhir sebagai runner up karena pemainan dimenangkan oleh Lin Dan dari China. Hal ini dijadikan pelajaran untuk bisa memenangkan juara satu ditahun ini.

Di sisi lain untuk ganda putra pasangan Ahsan dan Hendra memenangkan permainan dengan skore 21-19, 18-21, 21-14 dengan durasi 52 menit. Ini merupakan pencapaian yang sangat bagus untuk tim bulutangkis Indonesia.

Hal lain yang membuat Indonesia senang adalah bahwa Indonesia tercatat sebagai negara yang paling banyak menempatkan perwakilanya yaitu tiga wakil diikuti Jepang dan Korea yang hanya menempatkan dua wakil.